Mitsubishi Konfirmasi SUV 2026: Kembalinya Pajero

17

Mitsubishi akan menghidupkan kembali SUV off-road ikoniknya, Pajero, pada tahun 2026, menurut konfirmasi baru-baru ini dari presiden perusahaan Takao Kato di Tokyo Auto Salon. Langkah ini dilakukan setelah bertahun-tahun berspekulasi dan mengikuti kampanye teaser yang menunjukkan generasi baru kendaraan legendaris tersebut akan segera hadir.

Warisan Terlahir Kembali

Pajero asli mengakhiri produksinya pada tahun 2021 setelah berjalan selama 40 tahun dalam empat generasi. Kebangkitan ini menjawab permintaan akan SUV yang mumpuni dan dapat dibawa ke mana saja di segmen yang saat ini didominasi oleh Toyota Land Cruiser. Keputusan Mitsubishi menghadirkan kembali Pajero merupakan respons langsung terhadap tren pasar dan permintaan peminat.

Pembangunan Mandiri

Bertentangan dengan rumor sebelumnya yang berbagi komponen dengan Nissan Patrol, Mitsubishi akan mengembangkan Pajero baru sepenuhnya secara mandiri. Keputusan strategis ini menyoroti komitmen perusahaan untuk memanfaatkan sumber daya teknis yang dimilikinya. SUV ini akan menggunakan platform yang sama dengan pikap Mitsubishi Triton baru, menggunakan mesin diesel empat silinder 2.4 liter twin-turbocharged yang menghasilkan tenaga 201 hp dan torsi 347 lb-ft. Angka-angka ini selaras dengan spesifikasi Toyota Land Cruiser Prado di luar Amerika Utara.

Rencana Elektrifikasi

Mitsubishi juga mempertimbangkan versi listrik dari Pajero baru, yang berpotensi menggunakan powertrain yang sama dengan Outlander PHEV yang populer. Sistem hybrid ini menggabungkan mesin bensin 2,4 liter dengan dua motor listrik dan baterai lithium-ion, menghasilkan output gabungan sebesar 248 hp dan torsi 332 lb-ft. Namun, menskalakan powertrain ini ke SUV yang lebih besar mungkin memerlukan penyesuaian untuk memastikan performa optimal.

Penetapan Harga dan Posisi Pasar

Meskipun harga pastinya masih belum pasti, Pajero baru diperkirakan akan diposisikan di atas Triton pada trim dasar, dengan varian berspesifikasi tinggi lebih unggul dibandingkan Outlander. Media Jepang memperkirakan kisaran harga 5,5 juta yen (sekitar $34.900) hingga 7,5 juta yen (sekitar $47.500). Angka-angka ini mungkin berbeda secara signifikan di pasar Barat, di mana kendaraan serupa seperti Land Cruiser 250 memiliki label harga yang lebih tinggi karena perbedaan pilihan powertrain dan kondisi pasar regional.

Kebangkitan Pajero menunjukkan pergeseran strategis Mitsubishi dalam memanfaatkan kekuatan historisnya dalam kendaraan off-road. Dengan mengembangkan model baru secara mandiri dan menjajaki opsi elektrifikasi, perusahaan bertujuan untuk menegaskan kembali kehadirannya di segmen SUV yang kompetitif.