Mercedes-Benz S-Class: Mengapa Mesin V8 Baru Merupakan Pilihan yang Mengejutkan

11

S-Class terbaru Mercedes-Benz membuat terobosan, tidak hanya karena menjaga sedan andalannya tetap hidup di pasar yang didominasi SUV, tetapi juga karena detail teknis yang tidak biasa: mesin V8 bidang datar. Keputusan ini mengejutkan karena mesin seperti itu biasanya disediakan untuk supercar berperforma tinggi, bukan kapal mewah.

Keanehan Pesawat Datar di Sedan Mewah

Secara tradisional, mesin V8 menggunakan poros engkol lintas bidang, yang terkenal dengan gemuruhnya yang halus. Konfigurasi bidang datar S-Class jarang ditemukan pada kendaraan mewah karena kelemahan mekanis yang melekat. Meskipun desainnya lebih sederhana, V8 bidang datar menghasilkan getaran yang kuat – jenis yang sama yang ditemukan pada mesin empat silinder – karena cara pistonnya bergerak.

Getaran ini tidak ideal untuk sedan mewah, yang mengutamakan kehalusan. Untuk mengatasinya memerlukan kompromi teknik seperti poros keseimbangan, dan meskipun demikian, kebisingan dan kekerasan dapat menjadi masalah, terutama pada mesin yang lebih besar. Mesin V8 datar 5,5 liter Corvette Z06 dipuji karena mampu melampaui batas desain ini, namun ini merupakan bukti betapa menantangnya desain ini.

Mengapa Mesin Pesawat Datar Ada

V8 bidang datar biasanya disukai di supercar karena bobotnya yang lebih ringan, respons yang lebih cepat, dan kemampuan putaran yang lebih tinggi. Mereka pada dasarnya tidak menghasilkan torsi low-end yang lebih sedikit; itu lebih lanjut tentang ukuran mesin. Namun, V8 lintas bidang lebih mudah untuk dihaluskan, sehingga lebih cocok untuk perpindahan yang lebih besar dan aplikasi mewah. Model S-Class sebelumnya menggunakan V8 lintas bidang karena alasan ini.

Kemungkinan Penjelasan dan Implikasinya di Masa Depan

Mercedes belum mengungkapkan alasan pasti di balik pilihan tersebut. Ada kemungkinan bahwa hal ini hanyalah hasil dari konsolidasi produksi, yang berarti semua Mercedes V8 masa depan dapat mengadopsi konfigurasi bidang datar. Hal ini bahkan dapat menyebabkan kombinasi yang lebih tidak lazim, seperti mesin V8 datar pada G-Wagen.

Mercedes mengklaim mesin baru ini menawarkan “kehalusan luar biasa”, yang menunjukkan bahwa mereka telah mengatasi masalah getaran yang melekat. Apakah melalui rekayasa canggih atau teknologi baru masih harus dilihat.

Dimasukkannya mesin V8 bidang datar di S-Class tidak terduga namun menarik. Penting untuk melihat bagaimana Mercedes mengelola getaran dalam kondisi berkendara di dunia nyata. Pergeseran ini dapat mendefinisikan kembali arti performa dalam sebuah sedan mewah, dan akan menarik untuk diikuti jika pilihan desain ini semakin meluas.