Subaru menarik kembali 71.207 versi hybrid dari SUV Forester 2025 dan Crosstrek 2026 karena cacat berbahaya pada segel tutup bahan bakar. Cacat tersebut dapat menyebabkan kebocoran bensin, sehingga menimbulkan potensi bahaya kebakaran dalam kondisi tertentu.
Masalahnya: Segel Tutup Bahan Bakar Rusak
Masalahnya berpusat pada desain paking yang buruk pada tutup bahan bakar sehingga gagal menjaga segelnya tetap rapat. Ketika tangki bahan bakar hampir penuh dan kendaraan terkena cuaca panas, tekanan meningkat di dalam tangki. Tekanan ini memaksa bahan bakar bocor keluar dari tutupnya, sehingga menimbulkan risiko kebakaran. Subaru menemukan cacat tersebut setelah penyelidikan internal yang dipicu oleh laporan dari pasar AS.
Apa yang Harus Dilakukan Pemilik Sekarang
Subaru menyarankan pemilik kendaraan yang terkena dampak untuk segera mengambil tindakan pencegahan:
- Parkir di Luar Ruangan: Parkirkan kendaraan di luar bila memungkinkan hingga perbaikan selesai. Hal ini mengurangi risiko akumulasi uap bahan bakar di ruang tertutup.
- Peraturan Setengah Tangki: Jangan mengisi tangki bahan bakar melebihi setengah kapasitasnya sampai paking yang rusak diganti. Hal ini meminimalkan penumpukan tekanan dan potensi kebocoran.
Proses Perbaikan
Semua pemilik yang terkena dampak akan menerima pemberitahuan melalui surat pada atau sebelum 25 Maret 2026. Perbaikannya melibatkan penggantian paking saat ini dengan versi yang ditingkatkan yang menyertakan cincin-O untuk penyegelan yang lebih baik. Pemilik harus membawa kendaraannya ke dealer Subaru untuk perbaikan gratis. Meskipun produksi Forester Hybrid 2025 telah berakhir, Subaru akan mengganti segel pada semua Crosstrek Hybrid 2026 baru yang tersisa sebelum dikirimkan.
Konteks yang Lebih Besar
Penarikan kembali ini menyoroti pentingnya kontrol kualitas yang ketat dalam manufaktur otomotif. Kebocoran bahan bakar adalah salah satu cacat paling berbahaya yang bisa dialami kendaraan, karena mudah terbakar. Meskipun Subaru melaporkan belum ada kebakaran atau cedera yang terkonfirmasi hingga saat ini, potensi kerugiannya cukup besar. Situasi ini juga menggarisbawahi betapa bahkan kendaraan modern pun dapat rentan terhadap kegagalan komponen yang tampaknya kecil namun memiliki konsekuensi serius.
Penarikan kembali ini berdampak pada 51,707 Forester Hybrid dan 19,500 Crosstrek Hybrid. Subaru telah mengetahui 33 laporan terkait dari pasar AS, namun perusahaan tersebut secara proaktif mengatasi masalah ini untuk mencegah insiden di masa depan. Pemilik harus mengikuti instruksi pabrik untuk mengurangi risiko hingga perbaikan dapat diselesaikan.






















