Chery Memajukan Teknologi Baterai Solid-State, Menargetkan Jangkauan 1500km pada Tahun Depan

10

Chery Automobile meluncurkan kemajuan signifikan dalam teknologi baterai pada acara “Malam Baterai Mobil Chery 2026”, dengan fokus kuat pada baterai solid-state dan ekosistem energi cerdas terintegrasi. Perusahaan ini mengumumkan terobosan dalam kepadatan energi sel solid-state, yang mencapai 400Wh/kg, dan bertujuan untuk mendorongnya lebih jauh hingga 600Wh/kg. Kemajuan ini menjanjikan kendaraan listrik dengan jangkauan melebihi 1500 km (sekitar 932 mil).

Peluncuran Baterai Solid-State dan Hibrida

Jajaran “Baterai Badak” Chery menampilkan teknologi cair dan solid-state. Seri Rhino S solid-state (model S1000, S1200, dan S1500) berada di garis depan dalam upaya ini. Produsen mobil tersebut berencana untuk mengintegrasikan baterai hybrid padat-cair ke dalam Exeed EX7, SUV mewah lima tempat duduk, pada akhir tahun ini. Yang lebih penting lagi, Exeed ES8 akan menjadi kendaraan pertama yang menggunakan baterai solid-state penuh, dengan pengujian dijadwalkan selesai dalam 12 bulan ke depan.

Investasi Besar-besaran dalam Penelitian dan Pengembangan

Untuk mendukung kemajuan ini, Chery telah menginvestasikan lebih dari 10 miliar yuan untuk penelitian dan pengembangan baterai. Tim berdedikasi perusahaan ini terdiri dari lebih dari 1.200 profesional, dengan 90% memiliki gelar lanjutan. Peningkatan teknologi utama mencakup penahan kisi elektrolit, teknologi pelindung katoda, dan pelepas tegangan anoda, serta proses manufaktur yang dioptimalkan seperti pelapisan ultra-tipis dan pengepresan isostatik hangat. Kecerdasan buatan juga digunakan untuk mempercepat lini waktu penelitian dan pengembangan.

Kemampuan Baterai Keadaan Cair

Sejalan dengan pengembangan baterai solid-state, Chery terus menyempurnakan baterai Rhino liquid-state-nya. Ini tersedia dalam format bilah pendek LFP, prismatik LFP/NCM, dan format silinder besar NCM. Baterai ini menawarkan pengisian cepat – mencapai jangkauan 500 km hanya dalam 8 menit – dan memiliki masa pakai 5.000 siklus.

Konteks Industri: Kecepatan Pengisian Daya Tetap Menjadi Tantangan Utama

Meskipun ada kemajuan signifikan dalam kepadatan energi, satu hal yang diabaikan dalam presentasi Chery adalah kecepatan pengisian baterai solid-state-nya. Keheningan ini mencerminkan tren industri yang lebih luas: teknologi solid-state masih kesulitan untuk menyamai kecepatan pengisian baterai liquid-state yang canggih. Misalnya, meskipun Dongfeng telah menguji baterai solid-state dengan kecepatan 350Wh/kg, kecepatan pengisiannya dilaporkan terbatas pada 1C, kecepatan yang relatif lambat dibandingkan dengan Blade Battery 2.0 dari BYD, yang dapat mengisi daya dari 10% hingga 97% dalam 9 menit.

Perlombaan untuk baterai solid-state bukan hanya soal kepadatan energi namun juga soal memberikan kinerja pengisian daya yang praktis. Pasar akan menentukan apakah teknologi baru ini benar-benar dapat bersaing dengan solusi yang sudah ada.