Hyundai Bayon: SUV Kecil yang Aman, Tapi Biasa-biasa saja

7

Hyundai Bayon merupakan SUV kecil yang sering diabaikan, bahkan dalam jajaran produk Hyundai sendiri. Meskipun bukan mobil jelek, ia tidak unggul dalam bidang tertentu, menjadikannya pilihan yang aman, bukannya mengasyikkan, di kelas kompetitif.

Desain dan Eksterior

Hyundai telah memberi Bayon eksterior yang khas dengan isyarat gaya yang tidak biasa – termasuk lampu ramping, gril terpisah, dan bodywork bersudut – yang selanjutnya disempurnakan dalam facelift 2025 dengan gril bawah dan bumper belakang baru. Meski terlihat berani, Bayon menggunakan platform yang sama dengan supermini Hyundai i20, yang berarti teknologi dasarnya cukup konvensional.

Mesin dan Performa

Bayon kini ditawarkan hanya dengan satu pilihan mesin: mesin bensin 1.0 liter tiga silinder turbocharged yang menghasilkan 89 tenaga kuda. Versi 118 tenaga kuda yang lebih bertenaga dan bantuan hybrid ringannya telah dihentikan, sehingga mengurangi efisiensi dan sedikit peningkatan kinerja. Pembeli dapat memilih antara transmisi manual enam percepatan atau transmisi otomatis kopling ganda tujuh percepatan.

Trim Level dan Peralatan

Hyundai telah menyederhanakan rentang trim Bayon menjadi dua versi: Black Line dan Tech Line. Keduanya dilengkapi dengan baik, termasuk fitur standar seperti lampu LED auto main beam, cruise control, sensor parkir belakang, layar ganda 10,25 inci untuk infotainment dan tampilan pengemudi, kamera mundur, dan konektivitas smartphone.

Pengalaman Berkendara

Bayon menawarkan kontrol yang ringan, sehingga mudah dikendarai, namun mesinnya terasa kurang bertenaga. Itu tidak memberikan pengalaman berkendara yang menarik, dengan transmisi otomatis yang sangat lambat dalam perpindahan gigi. Ini adalah pengalaman berkendara yang kompeten namun sering dilupakan.

Interior dan Kepraktisan

Interior Bayon fungsional tetapi tidak memiliki material premium, dengan plastik keras mendominasi kabin. Sistem infotainmentnya lumayan, dengan layar sentuh 10,25 inci dan dial digital, namun struktur menunya bisa jadi rumit. Ruang bagasi memadai tetapi tidak terdepan di kelasnya, dan penyimpanan di dalam kabin terbatas.

Biaya dan Nilai Berjalan

Penghematan bahan bakar Bayon masuk akal tetapi sedikit lebih buruk dari sebelumnya, dengan opsi hybrid ringan kini dihilangkan. Nilai residunya rata-rata, dan ini bukan pilihan yang baik bagi pengguna mobil perusahaan karena emisinya lebih tinggi. Harga mulai sekitar £24.000 untuk versi Black Line, dengan tambahan £1.500 untuk Tech Line.

Kesimpulan: Hyundai Bayon adalah SUV kecil yang mumpuni, namun tidak menonjol di pasar yang padat. Ia menawarkan nilai terbaik untuk uang dan interior yang lengkap, tetapi mesinnya yang kurang bertenaga dan pengalaman berkendara yang biasa-biasa saja menjadikannya pilihan yang masuk akal daripada pilihan yang menarik.