Nissan mungkin masih membawa mobil sport Z yang populer ke Inggris, menurut Jordi Vila, wakil presiden penjualan dan pemasaran perusahaan tersebut di Eropa. Meskipun terdapat tantangan peraturan dan perubahan tren pasar, kemungkinan tersebut tetap terbuka bagi para petrolhead yang berharap dapat mendorong penawaran terbaru produsen mobil Jepang tersebut di jalanan Inggris.
Tantangan dan Adaptasi Peraturan
Mesin V6 3.0 liter twin-turbo Nissan Z menghadapi pengawasan ketat di bawah standar emisi Euro 7 yang semakin ketat. Mengadaptasi powertrain untuk peraturan Eropa adalah solusi yang mungkin dilakukan, daripada mengembangkan mesin terpisah hanya untuk Eropa. Vila menyatakan bahwa pengurangan tenaga apa pun akibat adaptasi tersebut hanya bersifat “kecil”, yang menunjukkan bahwa Nissan berkomitmen untuk menjaga performa inti mobilnya.
Ini bukan tentang menciptakan mesin baru; ini tentang membuat sistem yang sudah ada menjadi patuh. Industri otomotif sedang bergerak menuju elektrifikasi, namun beberapa peminat masih menginginkan pengalaman mentah dari mesin pembakaran. Itu sebabnya Nissan meluangkan waktu untuk mempelajari cara membuat hal ini berhasil.
Peningkatan Mendatang dan Varian Nismo
Nissan baru-baru ini meningkatkan versi Z, dengan model terbaru dijadwalkan untuk dirilis di tempat lain pada musim panas ini. Varian Nismo berperforma tinggi juga akan debut, menawarkan peningkatan keterlibatan pengemudi melalui respons mesin yang lebih tajam, peningkatan torsi, dan pengurangan bobot.
Meskipun Nismo mungkin tidak menjangkau Inggris, Z standar masih jarang ditemukan di segmen pasar yang menyusut. Daya tariknya terletak pada formula tradisionalnya: coupe berpenggerak roda belakang dengan gearbox manual.
Realitas Pasar dan Persaingan
Pasar mobil Inggris semakin menyukai kendaraan mainstream yang menguntungkan seperti SUV dan EV. Berinvestasi pada mobil sport khusus seperti Z adalah sebuah pertaruhan, mengingat potensi penjualannya yang terbatas. Namun, persaingan semakin menipis; Toyota GR86 dan GR Supra baru-baru ini meninggalkan segmen sport coupe. Honda Prelude adalah pesaing baru, namun mengutamakan kenyamanan dibandingkan pengalaman berkendara Z yang asli.
Keputusan untuk membawa Z ke Inggris tergantung pada besarnya keinginan Nissan untuk berinvestasi pada mobil yang tidak akan terjual dalam jumlah besar, mengingat fokusnya pada model mainstream dengan margin lebih tinggi.
Kesimpulan
Kesediaan Nissan untuk membawa Z ke Inggris bergantung pada mengatasi hambatan regulasi dan membenarkan investasi di ceruk pasar tersebut. Potensi kedatangan mobil ini akan mengisi celah yang ditinggalkan oleh para pesaingnya, menawarkan pengalaman berkendara analog yang langka kepada para penggemarnya. Namun pada akhirnya, keputusannya bergantung pada apakah merek tersebut menganggap pertaruhan tersebut sepadan dengan risikonya di pasar yang didominasi oleh SUV dan EV.
