Volkswagen Group Australia (VGA) telah mengeluarkan penarikan keselamatan untuk 5.931 kendaraan, termasuk hatchback Golf dan SUV Tiguan dan Tayron. Penarikan kembali ini bertujuan untuk mengatasi kerusakan perangkat lunak yang dapat membahayakan sistem power steering elektrik.
Sifat Cacat
Masalah ini berasal dari kesalahan perangkat lunak yang dapat menyebabkan power steering elektrik tidak dapat dioperasikan untuk sementara dalam kondisi berkendara tertentu.
Meskipun mekanisme kemudi tidak akan gagal seluruhnya, pengemudi mungkin mengalami peningkatan upaya fisik yang diperlukan untuk memutar kemudi secara tiba-tiba dan signifikan. Hal ini terutama terlihat saat menikung.
Risiko Keselamatan: Lonjakan berat kemudi secara tiba-tiba dapat membuat pengemudi lengah, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan. VGA memperingatkan bahwa kejadian seperti itu dapat mengakibatkan cedera serius atau kematian pada penumpang dan pengguna jalan lainnya.
Model dan Cakupan yang Terkena Dampak
Penarikan kembali ini berdampak pada sejumlah kendaraan tertentu yang diproduksi antara 2024 dan 2025. Model yang terpengaruh meliputi:
– Volkswagen Golf (hatchback)
– Volkswagen Tiguan (SUV)
– Volkswagen Tayron (SUV)
Pemilik dapat memverifikasi apakah kendaraan spesifik mereka disertakan dengan memeriksa Nomor Identifikasi Kendaraan (VIN) mereka dengan daftar resmi yang disediakan oleh pabrikan.
Pola Penarikan Kembali Terkini
Pengumuman terbaru ini menyoroti tren penarikan produk terkait perangkat lunak dalam jajaran Volkswagen. Ini bukan insiden yang terisolasi untuk model spesifik berikut:
- Tiguan: Ini menandai penarikan besar kedua Tiguan sejak Oktober 2025, yang melibatkan masalah perangkat lunak yang memengaruhi sistem bantuan pengemudi.
- Tayron/Allspace: Penarikan kembali secara terpisah dilakukan pada Juli 2025 untuk Tiguan Allspace lama (pendahulu Tayron) terkait dengan kerusakan airbag tirai.
- Golf: Golf sebelumnya merupakan bagian dari penarikan kembali skala besar pada Januari 2024 yang melibatkan masalah pengereman pada beberapa model.
Frekuensi penarikan ini menunjukkan bahwa ketika perangkat lunak kendaraan menjadi semakin kompleks dan terintegrasi ke dalam fungsi mekanis inti seperti kemudi dan pengereman, margin kesalahan semakin menyempit, sehingga memerlukan pembaruan dan intervensi yang lebih sering.
Langkah Selanjutnya untuk Pemilik
Volkswagen telah menyatakan bahwa pembaruan perangkat lunak yang diperlukan untuk memperbaiki masalah ini akan dilakukan gratis.
Pemilik kendaraan yang terkena dampak didesak untuk menghubungi dealer Volkswagen pilihan mereka sesegera mungkin untuk membuat janji temu dan memastikan sistem kemudi kendaraan mereka berfungsi dengan benar.
Kesimpulan: Pemilik model Golf, Tiguan, dan Tayron 2024–2025 harus segera memeriksa NIK mereka untuk mengatasi kesalahan perangkat lunak kemudi yang dapat meningkatkan kesulitan mengemudi dan risiko kecelakaan secara signifikan.






















