Roda yang tidak pas membuat perjalanan menjadi sulit. Mereka juga bisa berbahaya. Anda tidak memerlukan alat mewah untuk memeriksa apakah ban Anda benar. Jawabannya dicetak di dinding samping. Ini terlihat seperti kumpulan huruf dan angka yang acak. Anda hanya perlu mengetahui kodenya.
Menguraikan Kode Tanda Dinding Samping
Temukan urutan alfanumerik di sisi ban. Karakter pertama mendefinisikan kelas ban.
- P singkatan dari ban mobil penumpang.
- LT untuk ban truk ringan.
- T menandakan ban serep sementara.
Berikutnya adalah tiga digit. Angka ini menunjukkan lebar bagian ban dalam milimeter. Ini adalah ukuran standar internasional.
Sebuah garis miring mengikuti. Kemudian muncul dua digit lagi. Ini mewakili rasio aspek. Ini adalah tinggi dinding samping dibandingkan dengan lebarnya.
Setelah itu huruf R. Artinya konstruksi radial. Terakhir, dua digit menunjukkan diameter roda dalam inci.
Mengukur Tanpa Kode
Terkadang Anda membutuhkan dimensi fisik. Mungkin kodenya sudah hilang. Berikut cara melakukan pengukuran manual.
Pertama, pompa ban hingga penuh. Pastikan sudah terpasang di kendaraan.
- Lebar Tapak : Letakkan pita pengukur di atas tapak. Ukur dari tepi dalam ke tepi luar.
- Diameter Keseluruhan : Jalankan selotip dari satu sisi ban ke sisi lainnya. Langsung melintasi tengah. Ini memberi Anda lebar atau diameter luar.
- Tinggi Dinding Samping : Ukur secara vertikal. Mulailah dari pertemuan manik ban dengan pelek roda. Naik ke atas tapak.
Mengapa repot-repot membaca kode jika Anda bisa mengukurnya? Kode ini memberi tahu Anda maksud desain. Pengukuran memberi tahu Anda apa yang sebenarnya ada di sana. Mereka tidak selalu sama. Spesifikasi pabrik berbeda dari pakaian di dunia nyata.
Metode mana yang lebih Anda percayai? Nomor yang dicetak atau rekaman fisiknya?





















